DEEJE'S FAMILY

Cinta dan kasih sayang adalah kekuatan terbesar untuk menggapai semua mimpi

Foto Saya
Nama:
Lokasi: Bandung, Indonesia

Dulu statusnya seorang anak, skarang udah jadi istri dan mempunyai 2 orang anak...itulah kehidupan

Rabu, 09 April 2008

PENYAKIT TYPHUS

Berhubung awal Februari kemaren bunda kena musibah anak2 dua2nya kena penyakit Typhus sampe dirawat d RS Al-Islam, makanya bunda lampiri artikel ini....semoga bermanfaat.

Sumber:
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071110075219AAuu1IO


Penyakit Typhus abdominalis adalah penyakit infeksi akut pada usus halus yang biasanya lebih ringan dan menunjukkan manifestasi klinis yang sama dengan enteritis akut, oleh karena itupenyakit ini disebut juga penyakit demam enterik. Penyebabnya adalah kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain demam enterik kuman ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).
Penyakit ini banyak diderita oleh anak-anak, namun tidak tertutup kemungkinan untuk orang muda/dewasa. Kuman ini terdapat didalam kotoran, urine manusia, dan juga padamakanan dan minuman yang tercemar kuman yang dibawa oleh lalat.
Dalam masyarakat penyakit ini dikenal dengan nama thypus, tetapi dalam duniakedokteran disebut Tyfoid fever atau thypus abdominalis, karena pada umumnya kumanmenyerang usus, maka usus bisa jadi luka, dan menyebabkan perdarahan, serta bisa pula terjadi kebocoran usus.
Di Indonesia, diperkirakan insiden demam enterik adalah 300 – 810 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Menurut hasil SKRT tahun 1986 bahwa 3 % dari seluruh kematian (50.000 kematian) disebabkan oleh demam enterik.
Penyakit ini meskipun sudah dinyatakan sembuh, namun penderita belum dikatakansembuh total karena mereka masih dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain (bersifat carrier). Pada perempuan kemungkinan untuk menjadi carrier 3 kali lebih besar dibandingkan pada laki-laki.Sumber penularan utama ialah penderita demam enterik itu sendiri dan carrier, yang mana mereka dapat mengeluarkan berjuta-juta kuman Salmonella typhi dalam tinja dan tinja inilah yang merupakan sumber pencemaran.

Kuman Salmonella paratyphi akan mati karena sinar matahari atau pada pemanasan dengan suhu 60 derajat celsius selama 15 sampai 20 menit, juga dapat dibunuh dengan cara pasteurisasi, pendidihan danklorinasi serta pada keadaan kering. Dapat bertahan hidup pada es, salju dan air selama 4 minggu sampai berbulan-bulan. Disamping itu dapat hidup subur pada medium yang mengandung garam metil, tahan terhadap zat warna hijau brilian dan senyawa natriumtetrationat dan natrium deoksikolat. Senyawa-senyawa ini menghambat pertumbuhan kumankoliform sehingga senyawa-senyawa tersebut dapat digunakan didalam media untuk isolasiSalmonella dari tinja (Gupte, 1990).

materi referensi:
Tentang Penyakit Typhus

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda