DEEJE'S FAMILY

Cinta dan kasih sayang adalah kekuatan terbesar untuk menggapai semua mimpi

Foto Saya
Nama:
Lokasi: Bandung, Indonesia

Dulu statusnya seorang anak, skarang udah jadi istri dan mempunyai 2 orang anak...itulah kehidupan

Rabu, 09 April 2008

DIXY...SI KUCING PERSIA

Tanggal 30 maret kemaren keluarga kami mendapat kiriman dari sepupu bunda d bogor berupa seekor anak kucing persia jantan (sebetulnya sih tukeran sama ikan Arwananya Ayah), namanya Dixy bulunya berwarna putih di bagian kepalanya ada siluit item, lucu pokoknya....and lagi masa2nya 'kumincir' alias nakal sama kaya adek farand tuh *lo...kok adek disamain sama dixy yak...hehehe*
Meskipun bunda bukan seorang penyayang binatang :P tp kami semua sayang sama Dixy...tapi beda sama adek farand, dia selalu ngejar2 Dixy lalu bulu2nya dia jambak....ighhh adek jahat sama Dixy...yah namanya jg BATITA...hehehe....
Kondisi Dixy awal datang kupingnya udah kena Eksim, katanya sih kena air ujan d bogor jadi gt....trus mukanya jg banyak cakarannya...mungkin gatel2 kali ya badannya...nah skarang udah mo 2 minggu dirawat sama ayah kondisinya udah mendingan, kupingnya udah ga merah lg dan mulai tumbuh bulu2 halusnya...
Hm...ternyata lumayan repot jg yah punya kucing persia...selain ekstra perawatan, makanannya juga ga boleh ngasal...makanan yg kami kasih buat Dixy adalah whiskas beraneka rasa...yah jd ada post bulanan khusus deh buat Dixy negh...hehehe...trus waktu baru2 dateng kami ga punya persiapan buat kandang, tempat makan dan pasir untuk Dixy...so...akhirnya kami berburu nyari kandang dengan harga miring....alhamdulillah akhirnya dapet jg dari temennya ayah yg kebetulan eks miara kucing...lumayan lah daripada beli di PETSHOP kandang seukuran itu harganya 600 rb...weks...budget yg tidak terduga...hahaha...
Skarang Dixy udah mulai beradaptasi sama lingkungan di rumah kami, udah ga kaya waktu awal2 dateng, pengennya ngabur mulu ke jalanan...

Disini bunda link info mengenai Kucing....semoga berguna bagi para pecinta kucing
http://www.kucingkita.com
http://kucingpersia.tripod.com



Label:

PENYAKIT TYPHUS

Berhubung awal Februari kemaren bunda kena musibah anak2 dua2nya kena penyakit Typhus sampe dirawat d RS Al-Islam, makanya bunda lampiri artikel ini....semoga bermanfaat.

Sumber:
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071110075219AAuu1IO


Penyakit Typhus abdominalis adalah penyakit infeksi akut pada usus halus yang biasanya lebih ringan dan menunjukkan manifestasi klinis yang sama dengan enteritis akut, oleh karena itupenyakit ini disebut juga penyakit demam enterik. Penyebabnya adalah kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi A, B dan C, selain demam enterik kuman ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis (keracunan makanan) dan septikemia (tidak menyerang usus).
Penyakit ini banyak diderita oleh anak-anak, namun tidak tertutup kemungkinan untuk orang muda/dewasa. Kuman ini terdapat didalam kotoran, urine manusia, dan juga padamakanan dan minuman yang tercemar kuman yang dibawa oleh lalat.
Dalam masyarakat penyakit ini dikenal dengan nama thypus, tetapi dalam duniakedokteran disebut Tyfoid fever atau thypus abdominalis, karena pada umumnya kumanmenyerang usus, maka usus bisa jadi luka, dan menyebabkan perdarahan, serta bisa pula terjadi kebocoran usus.
Di Indonesia, diperkirakan insiden demam enterik adalah 300 – 810 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Menurut hasil SKRT tahun 1986 bahwa 3 % dari seluruh kematian (50.000 kematian) disebabkan oleh demam enterik.
Penyakit ini meskipun sudah dinyatakan sembuh, namun penderita belum dikatakansembuh total karena mereka masih dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain (bersifat carrier). Pada perempuan kemungkinan untuk menjadi carrier 3 kali lebih besar dibandingkan pada laki-laki.Sumber penularan utama ialah penderita demam enterik itu sendiri dan carrier, yang mana mereka dapat mengeluarkan berjuta-juta kuman Salmonella typhi dalam tinja dan tinja inilah yang merupakan sumber pencemaran.

Kuman Salmonella paratyphi akan mati karena sinar matahari atau pada pemanasan dengan suhu 60 derajat celsius selama 15 sampai 20 menit, juga dapat dibunuh dengan cara pasteurisasi, pendidihan danklorinasi serta pada keadaan kering. Dapat bertahan hidup pada es, salju dan air selama 4 minggu sampai berbulan-bulan. Disamping itu dapat hidup subur pada medium yang mengandung garam metil, tahan terhadap zat warna hijau brilian dan senyawa natriumtetrationat dan natrium deoksikolat. Senyawa-senyawa ini menghambat pertumbuhan kumankoliform sehingga senyawa-senyawa tersebut dapat digunakan didalam media untuk isolasiSalmonella dari tinja (Gupte, 1990).

materi referensi:
Tentang Penyakit Typhus

Label: